Tutorial dan Filosofi Kelistrikan Online

Rectifier Sistem DC Gardu Induk

Apa saja sih Komponen Penyusun Rectifier Sistem DC Gardu Induk ??

1.Transformator Utama
Transformator utama yang terpasang pada rectifier biasanya merupakan transformator step-down berfungsi sebagai penurun tegangan dari tegangan AC 220/380 volt menjadi 110 /48 volt contoh transformator utama sebagai yang diperlihatkan pada gambar berikut.

Transformator 3 fasaTransformator 3 fasa

Besar kapasitasnya harus disesuaikan dengan kapasitas baterai terpasang dan beban sumber DC di Gardu Induk tersebut, paling tidak kapasitas arus output transformator harus lebih besar 20% dari arus pengisian baterai.

2. Penyearah Thyristor
Untuk bisa mengatur tegangan keluaran penyearah digunakan penyearah jembatan thyristor 3 fasa, penyearah ini dari bahan semi konduktor yang dilengkapi dengan satu terminal kontrol untuk mengatur sudut penyalaan thyristor.

Diagram Penyearah thyristor 3 fasaDiagram Penyearah thyristor 3 fasa

3. Filter (penyaring)
Filter berfungsi sebagai penyaring tegangan DC yang keluar dari rangkaian penyearah agar dapat menghasilkan tegangan searah yang murni ( kandungan harmonisa atau ripple tegangan keluarannya tidak melebihi batas tertentu). Rangkaian filter ini bisa terdiri dari rangkaian induktif, kapasitif atau kombinasi dari keduanya.

Rangkaian Filter (Penyaring)Rangkaian Filter (Penyaring)

4. AVR (Automatic Voltage Regulator)
Automatic Voltage Regulator yang terpasang pada rectifier / Charger merupakan modul elektronik yang berfungsi untuk memberi trigger positif pada gate Thyristor sehingga pengaturan arus maupun tegangan output rectifier yang mengalir ke baterai maupun ke beban dapat diset sesuai kebutuhan.

Modul Elektronik AVRModul Elektronik AVR

5. Alarm Unit
Suatu perangkat elektronik yang yang berfungsi memberikan informasi ketika terjadi kondisi abnormal pada sistem kerja charger antara lain :

  • AC Failure (Sumber AC input hilang)
  • DC Failure (Sumber AC output hilang)
  • High DC Voltage (Tegangan DC tinggi)
  • Earth Fault Positif (Hubung tanah pada kutub positif pada sumber DC)
  • Earth Fault Negatif (Hubung tanah pada kutub negatif pada sumber DC)

6. Rangkaian Voltage Dropper
Terdiri dari beberapa dioda yang terhubung seri yang berfungsi untuk menurunkan tegangan pada saat rectifier digunakan untuk tujuan pemeliharaan pada baterai agar selalu dalam keadaan penuh (Full Charge). Ketika beroperasi dengan pengisian Boost atau Equalizing tegangan output rectifier disisi baterai maupun beban akan tinggi sehingga dalam kondisi ini akan merusak peralatan, oleh karena itu supaya tegangan di sisi beban tetap stabil / rendah, maka dipasang penurun tegangan atau Voltage droper. Besarnya kapasitas droper akan tergantung kebutuhan besarnya tegangan yang harus diturunkan pada saat rectifier bekerja dengan pengisian Equalizing atau Boost.

Diagram Voltage DroperDiagram Voltage Droper

7. Unit Pengaturan
Umumnya pengaturan untuk operasi rectifier agar dapat memenuhi syarat / standar pengisian baterai sesuai yang diinginkan maka pengaturan setting tegangan atau arus dapat diatur pada modul kontrol unit, hal ini dapat dilakukan dengan mengatur variabel resistor pada PCB rangkaian elektronik AVR dengan cara memutar ke kiri atau ke kanan.

PCB rangkaian elektronik  VRPCB rangkaian elektronik VR

Refferensi :
Buku Petunjuk Batasan Operasi dan Pemeliharaan Peralatan Penyaluran Tenaga Listrik. Sistem DC. SK114 No 1-22/HARLUR-PST/2009. Perusahaan Listrik Negara. Indonesia.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>

Komentar Via Facebook
Artikel Lainya

Chat Box
Pasang Link